Jenis Jerawat

Posted in Pengetahuan on Januari 30, 2012 by wong168

Jerawat atau acne vulgaris adalah kelainan kulit karena penyumbatan saluran kelenjar sebasea. Kulit mengandung ribuan kelenjar sebasea yang memproduksi sebum (minyak) yang berfungsi melembabkan dan melindungi kulit. Sebum yang diproduksi kelenjar sebasea disalurkan melalui folikel rambut (pori-pori) ke permukaan kulit. Jerawat terjadi ketika sebum yang biasanya keluar ke permukaan kulit itu tersumbat. Kulit wajah memiliki kerapatan kelenjar sebasea yang tinggi, khususnya di daerah hidung, dahi dan pipi. Kelenjar sebasea paling besar terdapat di pertengahan dada dan punggung. Oleh karena itu, jerawat paling sering muncul di wajah, dada dan punggung.

Penyebab jerawat tidak diketahui, tetapi terkait dengan aktivitas hormonal pada usia remaja. Pada umumnya jerawat dimulai pada usia 10 hingga 15 tahun dan akan hilang ketika memasuki usia 25 tahun, namun pada sekitar 7% orang, jerawat berlanjut hingga usia 40 tahun, bahkan 50 tahun. Faktor-faktor utama yang menyebabkan terjadinya jerawat adalah ketidakseimbangan hormonal, makanan pemicu, stres dan kurangnya kebersihan kulit yang secara keseluruhannya menimbulkan produksi sebum berlebihan, penyumbatan folikel, infeksi dan kolonisasi bakteri Propionibacterium acne dan peradangan (inflamasi).

Jerawat dapat diklasifikasikan menurut jenis lesinya, apakah ada inflamasi atau tidak.

Lesi non inflamasi

Follicular cast atau filament

Biasanya terdapat di sisi samping kanan dan kiri hidung yang dipenuhi sebum tersumbat seperti bubur. Dengan penekanan, sumbatan tersebut dapat dikeluarkan.

Mikrokomedo

Mikrokomedo terjadi sebelum komedo (sebum yang tersumbat) berubah menjadi whitehead atau blackhead. Jerawat ini tidak terlihat dari permukaan kulit dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop.

whitehead

Whitehead (Komedo tertutup)

Kelainan berupa bintil kecil dengan lubang kecil atau tanpa lubang karena sebum yang biasanya disertai bakteri menumpuk di folikel kulit dan tidak bisa keluar.

Blackhead (Komedo terbuka)

blackhead

Komedo terbuka biasanya merupakan perkembangan lebih lanjut dari komedo tertutup, terjadi ketika folikel terbuka di permukaan kulit sehingga sebum, yang mengandung pigmen kulit melanin, teroksidasi dan berubah menjadi coklat/hitam. Blackhead dapat berlangsung lama karena proses pengeringan komedo di permukaan kulit berlangsung lambat .

Lesi inflamasi

Papel (papule)

papul

Papel terjadi ketika dinding folikel rambut mengalami kerusakan atau pecah sehingga sel darah putih keluar dan terjadi inflamasi di lapisan dalam kulit. Papel berbentuk benjolan-benjolan lunak kemerahaan di kulit tanpa memiliki kepala. Jerawat tipe ini sering disebut orang awam sebagai “jerawat batu.”

Pustel (pustule)

pustel

Pustel terjadi beberapa hari kemudian ketika sel darah putih keluar ke permukaan kulit. Pustel berbentuk benjolan merah dengan titik putih atau kuning di tengahnya yang mengandung sel darah putih.

nodul

Nodul (nodule)

Bila folikel pecah di dasarnya maka terjadi benjolan radang yang besar yang sakit bila disentuh. Nodus biasanya terjadi akibat rangsang peradangan oleh fragmen rambut yang berangsung lama.

Abses

Kadang beberapa papel atau pustel mengalami pengelompokan dengan membentuk abses yang berwarna kemerahan, nyeri dan cenderung mengeluarkan bahan berupa campuran darah, nanah dan sebum. Pada proses penyembuhan kelainan ini meninggalkan jaring parut yang luas.

Sinus

Jenis jerawat paling berat (acne konglobata). Sering terdapat di lekukan samping hidung, hidung, rahang dan leher. Kelainan berupa garis linier dengan ukuran panjang bisa mencapai 10 cm dan mengandung beberapa saluran sinus atau fistel yang menghubungkan sinus dengan permukaan kulit. Penyembuhan jerawat ini memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahun dan dapat kambuh lagi bila mengalami proses inflamasi. Sinus harus ditangani dengan pembedahan.

Sumber: http://majalahkesehatan.com/jenis-jenis-jerawat/

Jenis Golongan Kendaraan

Posted in Pengetahuan on Januari 30, 2012 by wong168
Jenis Kendaraan bermotor menurut PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANomor 44 Tahun 1993
tentang KENDARAAN DAN PENGEMUDI Tanggal 14 Juli 1993 yangmerupakan turunan dari Undang-undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas danAngkutan Jalan :
1.sepeda motor;
2.mobil penumpang; (termasuk juga dari jenis Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
3.mobil bus;
4.mobil barang;
5.kendaraan khusus.
GOLONGAN JENIS KENDARAAN BERMOTOR PADA JALAN TOL
berdasarkan KEPUTUSANPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 36 TAHUN 2003, TANGGAL : 10 JUNI 20031.
Golongan I : Sedan, Jip, Pick Up, Bus Kecil, Truk Kecil (3/4), dan Bus Sedang.Umumnya termasuk jenis Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia2.
Golongan I Umum : Bus Kecil dan Bus Sedang.3.
Golongan IIA : Truk Besar dan Bus Besar, dengan 2 (dua) gandar.4.
Golongan IIA Umum : Bus Besar dengan 2 (dua) gandar.5.
Golongan IIB : Truk Besar dan Bus Besar, dengan 3 (tiga) gandar atau lebih.Keterangan :Gandar = Sumbu atau As RodaPenggolongan / Pengklasifikasian Kendaraan berdasarkan SNI 09-1825-2002 sebagai revisiPenggolongan / Pengklasifikasian Kendaraan SNI 09-1825-1990. Penggolongan /Pengklasifikasian Kendaraan disusun oleh Panitia Teknik Kendaraan Bermotor, PusatStandardisasi dan Akreditasi- Departemen Perindustrian dan Perdagangan, dan ditulis sesuaipedoman BSN No.8 Tahun 20AO penulisan SNl mengacu kepada ECE RE-3TRANSA//P.29l79lREV.1/AMEND.2, Tanggal 16 April 1999, Consolidated resolution on theconstruction of vehicles (R.E.3)
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI L
yaitu kendaraan beroda kurang dari empat:
1.kategori L1
yaitu kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas silinder mesintidak lebih dari 50 cm’ dan dengan desain kecepatan maksimum tidak lebih dari 50kg/jam apapun jenis tenaga penggeraknya
2.kategori L2
yaitu kendaraan bermotor beroda tiga dengan susunan roda sembarangdengan kapasitas silinder mesin tidak lebih dari 50 cm3 dan dengan desainkecepatan maksimum tidak lebih dari 50 km/jam apapun jenis tenaga penggeraknya
3.kategori L3
yaitu kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas silinder lebihdari 50 cm3 atau dengan desain kecepatan maksimum lebih dari 50 km/jam apapun jenis tenaga penggeraknya
 4.kategori L4

yaitu kendaraan bermotor beroda tiga dengan susunan roda simetrisdengan kapasitas silinder mesin lebih dari 50 cm3 atau dengan desain kecepatanmaksimum lebih dari 50 km/jam apapun jenis tenaga penggeraknya (sepeda motordengan kereta)
5.kategori L5
yaitu kendaraan bermotor beroda tiga dengan susunan roda simetrisdengan kapasitas silinder mesin lebih dari 50 cm3 atau dengan desain kecepatanmaksimum lebih dari 50 km/jam apapun jenis tenaga penggeraknya.
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI M
yaitu kendaraan bermotor beroda empat atau lebihdan digunakan untuk angkutan orang
1.kategori M1 yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan orang danmempunyai tidak lebih dari delapan tempat duduk tidak termasuk tempat dudukpengemudi
2.kategori M2 yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan orang danmempunyai lebih dari delapan tempat duduk tidak termasuk tempat dudukpengemudi dan mempunyai jumlah berat yang diperbolehkan (GVW) sampai dengan5 ton
3.kategori M3 yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan orang danmempunyai lebih dari delapan tempat duduk tidak termasuk tempat dudukpengemudi dan mempunyai jumlah berat yang diperbolehkan (GV\Af lebih dari 5 tonKatgori M2 dan M3 dibagi atas:
1.kelas I yaitu kendaraan bermotor yang dikonstruksi untuk penumpang berdiri danbergerak bebas
2.kelas ll yaitu kendaraan bermotor yang pada prinsipnya dikonstruksi membawapenumpang duduk dan di desain untuk membawa penumpang berdiri di gang danatau di daerah yang sudah disediakan tetapi luasnya tidak boleh lebih dari dua baristempat duduk untuk dua orang
3.kelas lll yaitu kendaraan bermotor yang di desain khusus untuk membawapenumpang duduk
4.kelas A yaitu kendaraan bermotor di desain untuk membawa penumpang berdiri,kendaraan pada kelas ini memiliki tempat duduk dan memungkinkan penumpangberdiri
5.kelas B yaitu kendaraan bermotor tidak di desain untuk membawa penumpangberdiri, kendaraan pada kelas ini tidak diijinkan adanya penumpang berdiri
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI N
yaitu kendaraan bermotor beroda empat atau lebihdan digunakan untuk angkutan barang
1.kategori N1 yaitu kendaraan bermotor untuk angkutan barang dan mempunyai jumrah berat yang diperbolehkan (GVW) sampai dengan 3,5 ton
2.kategori N2 yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang danmempunyai jumlah berat yang diperbolehkan (GVW) lebih dari 3,5 ton tetapi tidaklebih dari 12 ton
3.kategori N3 yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang danmempunyai jumlah berat yang diperbolehkan (GVW) tebih dari 12 ton
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI O
yaitu kendaraan bermotor penarik untuk gandenganatau tempel
1.kategori O1 yaitu kendaraan bermotor penarik dengan jumlah berat kombinasi yangdiperbolehkan (GVW) tidak lebih dari 0,75 ton
2.kategori O2 yaitu kendaraan bermotor penarik dengan jumlah berat kombinasi yangdiperbolehkan (GVW) lebih dari 0,75 ton tetapi tidak lebih dari 3,5 ton
3.kategori O3 yaitu kendaraan bermotor penarik dengan jumlah berat kombinasi yangdiperbolehkan (GVW) lebih dari 3,5 ton tetapi tidak tebih dari 10 ton
4.kategori 04 yaitu kendaraan bermotor penarik dengan jumlah berat kombinasi yangdiperbolehkan (GVW) lebih dari 10 tonKendaraan bermotor penarik untuk kategori 02, 03 dan dibedakan menjadi tiga tipe sebagaiberikut:
1.tempelan (semi trailer) yaitu kendaraan bermotor yang ditarik dengan sumbu roda(dapat lebih dari satu) terletak dibelakang pusat gravitasi kendaraan (terbebanimerata) dan dilengkapi dengan alat penghubung yang meneruskan tenaga horisontaldan vertikal yari dibebankan ke kendaraan penarik. Satu atau lebih dari sumbu rodadigerakkan oleh kendaraan penarik
2.gandengan (full trailer) yaitu kendaraan bermotor yang ditarik yang mempunyaisedikitnya dua sumbu roda dan dilengkapi dengan alat penarik yang dapat bergerakvertikal (terhadap kereta gandengan) dan mengontrol arah sumbu roda depangandengan tetapi tidak membebani kendaraan penarik
3.gandengan sumbu tengah (Centre-exle trailer) yaitu kendaraan bermotor yangditarik yang dilengkapi dengan alat penarik yang tidak dapat bergerak vertikal(terhadap kereta gandengan) dan sumbu roda (dapat lebih dari satu) terletak dekatdengan pusat gravitasi kendaraan (terbebani merata), beban vertikal statis kecil,tidak lebih dari 10% berat maksimum kereta gandengan, atau beban tidak lebih dari10.000 N dibebankan pada kendaraan penarik. Satu atau lebih dari sumbu rodadigerakkan oleh kendaraan penarik
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI KHUSUS
yaitu kendaraan bermotor khusus daripengembangan atau modifikasi kategori kendaraan bermotor kategori M, N atau O untukangkutan penumpang atau barang dan diperlukan pembuatan bodi khusus dan / atauperlengkapannya untuk menunjang fungsi khusus tersebut
1.kendaraan bermotor karavan yaitu kendaraan bermotor khusus kategori M1 denganruangan akomodasi yang sekurang-kurangnya terdapat perlengkapan:

 - meja dan kursi,
- tempat tidur, yang terbentuk dari susunan kursi,
- peralatan memasak,
- fasilitas penyimpanan.Perlengkapan ini seharusnya terpasang tetap pada kompartemen tinggal, walaupundemikian mejanya dapat dilipat atau dipindahkan
2.kendaraan lapis baja yaitu kendaraan bermotor untuk perlindungan, untukmengangkut penumpang dan / atau barang dan dilengkapi dengan pelat lapis bajaanti peluru
3.ambulan yaitu kendaraan bermotor kategori M yang digunakan untuk mengangkutorang sakit atau kecelakaan dan mempunyai perlengkapan khusus untuk tujuantersebut
4.kendaraan jenazah yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkutorang meninggal dan mempunyai perlengkapan khusus untuk tujuan tersebut
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI T
yaitu kendaraan bermotor baik beroda maupunmenggunakan roda rantai mempunyai paling sedikit dua sumbu roda, yang mempunyaifungsi pokok sebagai tenaga penarik, yaitu untuk menarik, menekan atau menggerakkanperalatan khusus, mesin atau gandengan untuk keperluan pertanian atau kehutanan
KENDARAAN BERMOTOR KATEGORI G
yaitu kendaraan bermotor off road merupakanpengembangan atau modifikasi kendaraan yang termasuk dalam kategori M dan N yangmemenuhi persyaratan tertentu.Jika diperhatikan dengan seksama, maka penggolongan/pengklasifikasian/pengketagorian jenis kendaraan bermotor di Indonesia dikeluarkan oleh 3 instansi terkait yang semuanyaberbeda-beda yaitu Kepolisian (Samsat), Departemen Perindustrian dan Perdagangan sertaDepartemen Perhubungan.

Jenis dan Jenjang Diklat

Posted in Pengetahuan on Januari 30, 2012 by wong168

Diklat Prajabatan

Diklat Prajabatan merupakan syarat pengangkatan CPNS menjadi PNS Diklat Prajabatan terdiri dari :

  1. Diklat Prajabatan Golongan I untuk menjadi PNS Golongan I;
  2. Diklat Prajabatan Golongan II untuk menjadi PNS Golongan II;
  3. Diklat Prajabatan Golongan III untuk menjadi PNS Golongan III.

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) wajib disertakan dalam diklat Prajabatan selambat-lambatnya 2 (dua) tahun setelah pengangkatannya sebagai CPNS. CPNS wajib mengikuti dan lulus Diklat prajabatan untuk diangkat sebagai PNS. Diklat Prajabatan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dna perannya sebagai pelayan masyarakat. Pesera diklat Prajabatan adalah semua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Diklat Dalam Jabatan

1.    Diklat kepemimpinan

Diklat kepemimpinan yang selanjutnya disebut DIKLATPIM dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompentensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan jenjang jabatan struktural. Diklat kepemimpinan yang selanjutnya disebut DIKLATPIM dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompentensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan jenjang jabatan struktural Diklat terdiri dari :

  1. Diklatpim Tingkat IV adalah Diklatpim untuk jabatan struktural Eselon IV;
  2. Diklatpim Tingkat III adalah Diklatpim untuk jabatan struktural Eselon III;
  3. Diklatpim Tingkat II adalah Diklatpim untuk jabatan struktural Eselon II;
  4. Diklatpim Tingkat I adalah Diklatpim untuk jabatan struktural Eselon I.

2.    Diklat Fungsional

Diklat Fungsional dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang sesuai dengan jenis dan jenjang jabatan Fungsional masing-masing jenis dan jenjang diklat Fungsional untuk masing-masing jabatan fungsional ditetapkan oleh instansi Pembina jabatan Fungsional yang bersangkutan.

3. Diklat Teknis

Diklat teknis dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis yang diperlukan untuk pelaksanakan tugas PNS. Diklat teknis dapat dilaksanakan secara berjenjang. Jenis dan jenjang diklat Teknis untuk masing-masing jabatan ditetapkan oleh instansi teknis yang bersangkutan.

Sumber: http://www.bkd.dumaikota.go.id/bidang-diklat/jenis-diklat.html?lang=

Asma

Posted in Kesehatan on Januari 30, 2012 by wong168

Penyakit Asma merupakan penyakit immunologi yang menyebabkan kesukaran bernafas. Termasuk  penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru-paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Ini kerana ketika pesakit diserang asma, keradangan dan spasma pada selaput dinding laluan udara menyebabkan bronkiol di dalam paru-paru menjadi sempit. Pesakit asma mungkin mengalami pernafasan bersiul (wheezing), sesak nafas, dan sukar untuk bersenam. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

Anak-anak maupun orang dewasa dapat terkena penyakit ini. Pada umumnya asma merupakan penyakit anak yang bersifat kronis. Asosiasi Paru-paru Amerika melaporkan bahwa satu diantara tiga penderita asma berusia di bawah 18 tahun. Alergi merupakan pemicu gejala asma, 80% anak-anak dan 50% orang dewasa yang terkena asma juga memiliki alergi.

Pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.

Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.

Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.

Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan asma secara total. Pada kebanyakan kasus, tingkat keparahan asma seorang pengidap akan berkurang seiring usia berjalan. Dengan mengatur dan menjaga kondisi tubuh, tentu akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan dan menjalankan kehidupan yang lebih nyaman.

Sumber: http://taufik-ardiyanto.blogspot.com/2011/07/penyakit-ashma.html

Ciri Ciri Virus

Posted in Pendidikan on Januari 30, 2012 by wong168

Virus memiliki ciri dan struktur yang sangat berbeda sama sekali dengan organisme lain, ini karena virus merupakan satu sistem yang paling sederhana dari seluruh sistem genetika.

Ciri virus yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan, adalah sebagai berikut.

1. Virus hanya dapat hidup pada sel hidup atau bersifat parasit intraselluler obligat, misalnya dikembangbiakan di dalam embrio ayam yang masih hidup.

2. Virus memiliki ukuran yang paling kecil dibandingkan kelompok taksonomi lainnya. Ukuran virus yang paling kecil memiliki ukuran diameter 20 nm dengan jumlah gen 4, lebih kecil dari ribosom dan yang paling besar memiliki beberapa ratus gen, virus yang paling besar dengan diameter 80 nm (Virus Ebola) juga tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya sehingga untuk pengamatan virus di gunakan mikroskop elektron.

3. Nama virus tergantung dari asam nukleat yang menyusun genomnya (materi atau partikel genetik) sehingga terdapat virus DNA dan juga virus RNA.

4. Virus tidak memiliki enzim metabolisme dan tidak memiliki ribosom ataupun perangkat/organel sel lainnya, namun beberapa virus memiliki enzim untuk proses replikasi dan transkripsi dengan melakukan kombinasi dengan enzim sel inang, misalnya Virus Herpes.

5. Setiap tipe virus hanya dapat menginfeksi beberapa jenis inang tertentu. Jenis inang yang dapat diinfeksi oleh virus ini disebut kisaran inang, yang penentuannya tergantung pada evolusi pengenalan yang yang dilakukan virus tersebut dengan menggunakan kesesuaian ” lock and key atau lubang dan kunci ” antara protein di bagian luar virus dengan molekul reseptor (penerima) spesifik pada permukaan sel inang. Beberapa virus memiliki kisaran inang yang cukup luas sehingga dapat menginfeksi dan menjadi parasit pada beberapa spesies. Misalnya, virus flu burung dapat juga menginfeksi babi, unggas ayam dan juga manusia, virus rabies dapat menginfeksi mammalia termasuk rakun, sigung, anjing dan monyet.

6. Virus tidak dikategorikan sel karena hanya berisi partikel penginfeksi yang terdiri dari asam nukleat yang terbungkus di dalam lapisan pelindung, pada beberapa kasus asam nukleatnya terdapat di dalam selubung membran. Penemuan yang dilakukan oleh Stanley Miller, bahwa beberapa virus dapat dikristalkan sehingga virus bukanlah sel hidup, sebab sel yang paling sederhana pun tidak dapat beragregasi menjadi kristal. Akan tetapi, virus memiliki DNA atau RNA sehingga virus dapat juga dikategorikan organisme hidup.

7. Genom virus lebih beragam dari genom konvensional (DNA untai tunggal atau single heliks) yang dimiliki oleh organisme lainnya, genom virus mungkin terdiri dari DNA untai ganda, RNA untai ganda, DNA untai tunggal ataupun dapat juga RNA untai tunggal, tergantung dari tipe virusnya.

Sumber: http://taufik-ardiyanto.blogspot.com/2011/07/ciri-ciri-virus.html

Jenis Otot

Posted in Pendidikan on Januari 30, 2012 by wong168

1. Otot Kerangka/Otot Lurik
Otot kerangka adalah otot yang melekat pada kerangka. Bagian tubuh kita yang berdaging merupa-kan otot kerangka. Otot ini disebut juga otot lurik, karena jika dilihat dari samping, serabut otot ini memperlihatkan suatu pola serat melintang atau bergaris. Irisan melintang otot ini memperlihatkan beribu-ribu serabut otot. Serabut-serabut itu tersusun dalam berkas-berkas yang sejajar, dan terikat sesamanya oleh jaringan penyambung yang dilalui oleh pembuluh darah dan saraf. Ukuran diameter otot ini 50 mikron dengan panjang 2,5 cm.

Contoh otot kerangka adalah otot bisep dan trisep, yang terletak pada lengan atas. Otot ini berbentuk silindris panjang, mempunyai inti banyak yang terletak di tepi. Cara kerja otot ini dan kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah kesadaran kita. Gerakan otot kerangka cepat dan kuat, tetapi mudah lelah. Otot kerangka dapat berkontraksi bila diberikan rangsangan karena diinervasi oleh saraf sadar atau motoris. Rangsangan tersebut bisa berupa panas, kimia, mekanis, dan elektris. Sumber energi untuk kontraksi otot adalah ATP.

2. Otot Polos
Setiap serabut otot polos adalah sel tunggal, berbentuk gelendong dengan satu inti yang terletak di tengah. Sel-sel itu tersusun dalam lembaran. Jika kita lihat di bawah mikroskop cahaya, otot polos tidak memperlihatkan pola lurik melintang. Permukaannya polos. Sel-selnya mengandung filamen tipis maupun tebal aktin dan miosin, dan filamen tersebut tersusun menjadi fibril kontraktil. Otot polos ini dapat berkontraksi secara spontan, terutama dikendalikan oleh neuron motor dari sistem saraf simpatik dan parasimpatik.

Kerja otot polos jauh lebih lambat daripada otot kerangka. Otot polos memerlukan waktu 3-180 detik untuk bekontraksi. Perbedaan lain dari otot kerangka adalah kemampuannya untuk tetap berkontraksi pada berbagai panjang. Otot ini bekerja terus-menerus dan tidak dipengaruhi oleh kesadaran dan tidak mudah lelah. Otot polos terdapat pada organ dalam selain jantung, misalnya lambung, usus, ginjal.

3. Otot Jantung
Otot jantung hanya terdapat pada organ jantung saja. Otot jantung terdiri atas serabut lurik. Miofibril otot jantung bercabang-cabang dan mitokondrianya lebih banyak daripada yang terdapat pada serabut otot kerangka. Bentuk otot jantung seperti gelendong dengan inti berjumlah banyak dan terletak di tepi.

Cara kerja otot jantung adalah secara terus-menerus dengan ritme atau irama yang tetap, dan tidak dipengaruhi oleh kesadaran, serta tidak mudah lelah.

Sumber: http://taufik-ardiyanto.blogspot.com/2011/07/jenis-jenis-otot-dan-karakteristiknya.html

Planet Gliese 581-G

Posted in Space on Januari 30, 2012 by wong168

Hanya sebutir pasir di lautan. seperti itulah penggambaran bumi dengan alam semesta, para ilmuan tak akan tinggal diam dan menerima bahwa bumi satu-satunya planet yang memiliki kehidupan, setelah mereka hanya bisa menyesal tak menemukan apapun di Mars, selama puluhan tahun mencari akhirnya suatu keputusan berani untuk memberikan title kepada Planet Gliese 581-G sebagai satu-satunya planet yang layak huni dari semua planet yang pernah di temukan.


Gambar hanya ilustrasi

Gliese 581 g atau Gl 581 g, adalah planet luar surya yang mengorbit bintang katai merah Gliese 581, berjarak 20,5 tahun cahaya dari bumi pada rasi Libra. Gliese 581 g memiliki periode orbit 37 hari. Studi menunjukkan planet ini terletak di dekat tengah zona habitasi bintang induknya, di mana suhu tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk mempertahankan bumi-seperti kehidupan. Jika itu adalah planet berbatu , kondisi atmosfer yang menguntungkan bisa memungkinkan adanya air cair. Gliese 581 G diyakini memiliki massa 3,1-4,3 kali Bumi dan radius 1,3-2,0 kali Bumi (1,3 sampai 1,5 kali lebih besar jika sebagian besar berbatu, 1,7-2,0 kali lebih besar jika didominasi air es). Gliese 581 g merupakan planet keenam yang ditemukan pada sistem planet Gliese 581 dan planet keempat yang terdekat dengan bintang tersebut.

Sejarah Penemuan Gliese 581 G
Planet ini ditemukan oleh Survei eksoplanet Lick-Carnegie setelah pengamatan selama satu dekade yaitu Steven S. Vogt.

Penemuan Gliese 581 g diumumkan pada akhir bulan September 2010, dan dipercaya sebagai planet yang hampir mirip dengan bumi serta calon planet luar surya dengan potensi terbesar untuk menemukan adanya kehidupan. Deteksi Gliese 581 g pada periode waktu yang singkat menyebabkan astronom mempercayai proporsi bintang dengan planet yang dihuni kemungkinan lebih dari 10%. Steven Vogt, astronom yang menemukan planet ini, secara informal menamakan planet ini Zarmina yang merupakan nama istrinya.

Orbit Planet Gliese 581 G
Planet Gliese 581 G mengorbit bintang Gliese atau yang disebut juga bintang katai merah di konstelasi rasi bintang Libra.

Gambar atas adalah orbit dari planet dalam di sistem bintang Gliese
Gambar dibawahnya menggambarkan orbit planet Gliese 581 G

Gambar diatas menggambarka perbandingan orbit Gliese 581 G dengan orbit Bumi terhadap matahari.(hampir sama kan?)

Beberapa Alasan Mengapa Gliese disebut kembaran Bumi dan Memungkinkan Adanya Kehidupan

1. Gliese 581 G memiliki jarak orbit yang hampir sama dengan bumi (lihat gambar diatas). Hal ini membuat Suhu planet yg hampir mirip dengan bumi adalah planet Gliese 581 G

2. Ukuran Gliese 581 G dengan bumi tidak jauh berbeda

3. Wawancara dengan Penemunya Langsung yang Berkata Demikian
Dalam sebuah wawancara dengan Lisa-Joy Zgorski dari National Science Foundation , Steven Vogt ditanya apa yang dia pikir tentang kemungkinan kehidupan yang ada di Gliese 581 g. Vogt optimistis:. “Aku bukan ahli biologi, aku juga tidak ingin bermain satu di TV pribadi, mengingat di mana-mana dan kecenderungan hidup untuk berkembang di mana pun bisa, saya akan mengatakan bahwa, perasaan pribadi saya adalah bahwa kemungkinan kehidupan di planet ini adalah 100% Saya hampir tidak memiliki keraguan tentang hal itu.. ” Dalam artikel yang sama Seager Dr dikutip mengatakan “Semua orang sangat prima untuk mengatakan di sini adalah tempat berikutnya kita akan menemukan kehidupan , tapi ini bukan planet baik untuk tindak lanjut. ” Menurut Vogt, masa panjang kerdil merah meningkatkan peluang hidup yang hadir. “Ini cukup sulit untuk menghentikan kehidupan setelah Anda memberikan kondisi yang tepat”, katanya.

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9418416

Hewan yang Ditakuti Ular

Posted in Pengetahuan on Januari 30, 2012 by wong168

1. Landak

Sulit dibayangkan memang ular akan kalah oleh binatang yang lambat dan lemah seperti landak. landak dengan mudah dapat membunuh seekor ular viper. Landak memiliki tameng dari duri.Duri-duri landak tersebut amat sangat berbahaya bagi ular. Ular akan terluka parah dan ketika ular sudah lemah landak akan menggigit leher ular beberapa kali dan gigitan terakhir akan meremukkan tulang belakang ular. Landak dapat mentolelir dosis racun arsenik yang jika dicobakan pada manusia bisa membunuh 25 orang. Namun landak juga dapat mati jika digigit ular pada bagian tertentu. Moncong landak adalah bagian terlemah dari landak.

2. Luak

Luak sangat terkenal karena kemampuan mereka membunuh ular. Luak akan menyambar ular pada bagian belakang kepala ular dan akan menggigitnya dengan rahang mereka yang kuat. Ular dengan panjang 1,5 m bisa dihabiskan Luak dalam waktu 15 menit. Luak kebal terhadap bisa cobra yang sangat neurotoksik bagi manusia. Luak akan sedikit pingsan jika digigit ular berbisa namun setelah sadar luak akan segera memakan ular tersebut. Karnivora ganas ini terkenal dengan sebutan pemburu ular.

3. Mongooses

Mongooses (sejenis musang) melumpuhkan ular dengan pandangan mereka (kayak hipnotis saja hihihihi) setelah ular tidak bergerak secepat kilat musang akan menggigit ular tepat di kepalanya dengan rahangnya yang kuat. musang memiliki lapisan kulit yang tebal sehingga bisa ular tidak mudah masuk ke tubuh mereka. Mongoose dapat membunuh ular kobra sepanjang 3 m. namun moongoose tidaklah sepenuhnya kebal akan bisa ular.

Mongoose memerlukan waktu beberapa jam untuk memulihkan kekuatannya setelah terkena bisa ular. setelah mongoose pulih kekuatannya biasanya dia akan menyerang ular itu kembali dan memakan ular tersebut. Kepala ular akan menjadi santapan pertama kali.

4. Burung Sekretaris

Disebut burung sekretaris karena dia memiliki seberkas bulu ditengkuk yang menyerupai sekretaris tua yang menyelipkan pensil ditelinga mereka. Burung Sekretaris biasanya membunuh ular dengan menendangnya dengan kuat karena burung sekretaris memiliki kaki panjang dan kuat. Jika tidak bisa membuuh ular di tanah, burung sekretaris akan membawa ular ke udara dan melemparkannya ke batu.

5. Ular Pemakan Ular

Ada ular yang memakan speisesnay sendiri! Mereka adalah ular Musaran (Clelia) dari Amerika Selatan. Dan tentunya adalah ular King Kobra. King Kobra adalah ular berbisa terbesar didunia, panjangnya bisa mencapai 5,5 m. Nama ilmiahnya saja Ophiophagus yang berarti pemakan ular dan mangsa yang paling disukai King Kobra adalah….ular Kobra! Sungguh ular yang durhaka! Di Amerika utara King Kobra juga suka memangsa ular berbisa lainnya yaitu ular derik (rattler). King kobra kebal akan bisa ular derik.

6. Burung Raptor

Burung Raptor atau Elang ular. Burung ini mendiami daerah Eropa,Asia dan Afrika. Mangsa favorit mereka adalah ular.

7. Armadillos

Armadillos membunuh ular dengan cara menabrakkan diri mereka pada ular sehingga ular tersebut terpotong oleh cangkang Armadillos yang sangat keras dan tajam.

Sumber: http://menyengkiller.blogspot.com/2012/01/7-hewan-paling-di-takuti-oleh-ular.html

Sejarah Rivalitas MU dan Liverpool

Posted in Sepak Bola on Januari 30, 2012 by wong168
Pernyataan yang dilontarkan dari bibir manajer legendaris Liverpool, Bill Shankly, itu seakan menjadi gambaran sesungguhnya ketika menyaksikan rivalitas terbesar dalam ziarah sepak bola Inggris antara Liverpool dan Manchester United. Nama besar kedua tim seakan menjadi ikon yang tak bisa lepas dan saling melengkapi satu sama lain di dalam ranah sepak bola Inggris saat ini.

Jika ditarik ke belakang, rivalitas Liverpool dan MU ini tak bermula dari urusan lapangan semata. Dunia bisnislah yang pertama kali membuat api rivalitas menggelora dalam sejarah dua klub tersebut. Pada abad ke-19, hubungan kedua kota itu awalnya sangat harmonis, karena Liverpool terkenal sebagai kota pelabuhan besar di Inggris, dan Manchester merupakan kota pertama yang perekonomiannya cukup maju semenjak revolusi Inggris.

Namun, hubungan manis itu harus retak pada akhir 1878. Depresi dunia ketika itu, membuat Manchester “menyalahkan” Liverpool karena dianggap telah memberlakukan tarif tinggi bagi jalur distribusi produk-produk mereka. Kecewa, Manchester lantas membangun pelabuhan sendiri untuk mendistribusikan hasil industri kotanya ke seluruh dunia pada 1894.

Langkah itu, secara tidak langsung akhirnya membuat pendapatan kota dan penduduk di Liverpool turun dengan drastis. Semenjak inilah awal aroma kebencian masyarakat kedua kota itu terjadi. Para Scouse, sebutan warga Liverpool, menilai Mancunian, sebutan bagi warga Manchester, sebagai biang kerok dibalik kekacauan yang terjadi di kotanya.

Kebencian ini pula yang kemudian merasuki ranah sepak bola. Untuk urusan lapangan hijau, Liverpool memang lebih dulu “besar” dibanding dengan MU. Meskipun MU merupakan tim Inggris pertama yang memenangkan Piala Champions pada 1968, namun kesuksesan di era tersebut memang harus diakui adalah milik Liverpool. Memasuki era 1970-an, di bawah kepemimpinan Bill Shankly, Liverpool berubah menjadi raksasa sepak bola di Inggris maupun di Eropa.

Di era ini, Liverpool menyabet 11 gelar juara Liga dan empat juara Piala FA. Termasuk juga prestasi mereka meraih Treble Winners pada tahun 1984 dengan menyandingkan gelar juara Liga dengan Piala FA dan Piala Champions. Bahkan, pada 1974, “The Reds” dapat tertawa bangga karena dapat meraih sukses di papan atas Liga dan Piala FA disaat MU harus rela bermain di Divisi II.

Rivalitas itu kembali memanas memasuki era 1990-an, ketika pelatih asal Skotlandia, Sir Alex Ferguson, memulai karirnya bersama MU. Bahkan, di awal karirnya itu, Ferguson sempat dengan lantang mengatakan bahwa hal terindah bagi dirinya adalah ketika “memukul” Liverpool yang sedang berada di puncak kesuksesan.

Dan pernyataan itu, bukanlah isapan jempol semata. Fergie membuktikannya tiga tahun setelah memulai karirnya bersama MU pada MU sebagai pemegang koleksi juara terbanyak dengan 19 gelar, mengalahkan Liverpool dengan 18 gelar. Namun, jika melihat gelar di Eropa, Gerrard dan kawan-kawan jelas lebih unggul dengan raihan lima gelar Liga Champions dibanding MU yang baru mengantongi tiga gelar.

Dari sejarah pertemuan, keduanya sudah bertemu sebanyak 155 kali di semua ajang. Dari catatan pertemuan itu, MU, lebih unggul dengan 59 kemenangan, sedangkan Liverpool mampu meraih 52 kemenangan dan sisanya berakhir dengan imbang.

Rivalitas sejati

Kini, kedua klub itu akan kembali mempertaruhkan gengsi rivalitas sejarah mereka dalam putaran keempat Piala FA, Sabtu (28/1/2012). Laga panas dan penuh tensi sudah pasti akan terjadi. Apalagi di musim ini, “The Reds” harus kehilangan salah satu penyerang andalannya, Luis Suarez, yang dihukum tidak boleh tampil selama delapan pekan, karena terbukti mengucapkan kata rasis terhadap bek MU, Patrice Evra, 15 Oktober lalu.

Sejumlah media di Inggris bahkan menyebut laga kali ini dapat berpotensi menjadi kerusuhan antar suporter. Para Liverpudlian, pendukung Liverpool, sudah pasti tak terima dengan apa yang didapat oleh Suarez. Aroma ini pun kembali mengingatkan kebencian mengenai persoalan sejarah munculnya pelabuhan di dua kota tersebut.

Untuk mengantisipasinya, polisi di Marseyside sudah mengingatkan akan menindak tegas siapapun yang membuat kekacauan. Ferguson pun secara terangan-terangan telah menghimbau agar pendukungnya tidak terpancing emosinya.

“Rasanya, tak perlu menyulut bubuk mesiu, laga ini sudah berjalan panas,” kata Fergie.
Kapten Liverpool, Steven Gerrard mengatakan hal serupa. Pemain asal Inggris itu mengaku tidak menginginkan pertandingan itu berlangsung rusuh. Dia ingin, Liverpool, MU dan persaingannya akan selalu dikenang karena permainan sepak bolanya yang hebat di seluruh dunia.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan pertandingan nanti dikenang karena sepak bola,” kata Gerrard.

Jika melihat sejumlah hal tersebut, memang benar adanya pernyataan “Sepak bola bukan hanya soal hidup dan mati”. Pertemuan keduanya bukan sekadar soal prestasi masing-masing tim, tapi akan selalu diingat sebagai tonggak sejarah rivalitas sejati dua kota besar di wilayah barat Inggris itu.

Sumber: http://wisbenbae.blogspot.com/2012/01/sejarah-panjang-rivalitas-mu-dan.html

Virus BioFilm

Posted in Pengetahuan on Januari 30, 2012 by wong168
Biofilm adalah kumpulan sel mikroorganisme, khususnya bakteri, yang melekat di suatu permukaan dan diselimuti oleh pelekat karbohidrat yang dikeluarkan oleh bakteri.Biofilm terbentuk karena mikroorganisme cenderung menciptakan lingkungan mikro dan relung (niche) mereka sendiri. Biofilm memerangkap nutrisi untuk pertumbuhan populasi mikroorganisme dan membantu mencegah lepasnya sel-sel dari permukaan pada sistem yang mengalir. Permukaan sendiri adalah habitat yang penting bagi mikroorganisme karena nutrisi dapat terjerap pada permukaan sehingga kandungan nutrisinya dapat lebih tinggi daripada di dalam larutan. Konsekuensinya, jumlah dan aktivitas mikroba pada permukaan biasanya lebih tinggi daripada di air.
Hingga tahun 1980-an, mode pertumbuhan dengan biofilm lebih dianggap sebagai sesuatu yang menarik saja dan bukan sebagai suatu studi ilmiah yang serius. Namun, bukti-bukti yang terkumpul kemudian menunjukkan bahwa pembentukan biofilm lebih disukai oleh mikroorganisme, dan hampir semua permukaan yang terkena kontak dengan mikrob dapat mendukung pembentukan biofilm sehingga memengaruhi kehidupan manusia.Atas dasar tersebut, studi mengenai biofilm menjadi lebih intensif. Selain bakteri, mikroorganisme lainnya seperti alga dan khamir (fungi bersel satu) juga dapat membentuk biofilm, namun biofilm bakteri adalah yang paling banyak dipelajari dan dirujuk sebagai contoh.
Asal Usul
Asal-usul biofilm dapat ditelusuri hingga 3,5 milyar tahun yang lalu berdasarkan fosil biofilm yang ditemukan di Afrika bagian selatan dan Australia Barat. Fosil biofilm tersebut berbentuk stromatolit (Bahasa Yunani stroma, “tempat tidur”, dan lithos, “batu”) yaitu kubah bergaris-garis yang tersusun dari batuan sedimen yang sangat mirip dengan kerak berlapis-lapis, yang sekarang ini terbentuk pada dasar rawa berair asin dan beberapa laguna laut hangat oleh koloni bakteri dan sianobakteri.
Biofilm terbentuk karena prakarsa koloni bakteri dan sianobakteri yang melekat pada batuan tersebut. Sampai saat ini, fosil tersebut adalah fosil organisme hidup tertua yang diketahui sehingga biofilm diperkirakan sudah ada pada awal mula kehidupan di bumi.
Struktur dari suatu biofilm adalah unik tergantung dari lingkungan tempatnya berada, contohnya adalah kandungan nutrisi dan keadaan fisik. Selain itu, di alam, sangat jarang terdapat biofilm yang hanya terdiri dari satu spesies, biasanya biofilm tersusun dari beberapa spesies dalam lapisan-lapisan yang berbeda. Biasanya mikroorganisme fotosintetik ada di permukaan paling atas, mikroorganisme kemoorganotrof anaerob fakultatif di bagian tengah, sedangkan di bagian dasar adalah mikroorganisme anaerob pereduksi sulfat.
Pada bagian atas, cahaya matahari lebih mudah didapat sehingga dapat digunakan untuk fotosintesis, sedangkan bagian tengah dapat dihuni oleh mikrob kemoorganotrof fakultatif anaerob karena dapat mentolerir kandungan udara yang sedikit serta banyak dapat mengakses bahan organik sebagai sumber energinya. Pada bagian dasar, tidak terdapat kandungan udara sehingga mikrob anaerob pereduksi sulfat dapat tumbuh dan energi dengan cara mereduksi sulfat. Pemodelan habitat mikrob-mikrob tersebut dapat diamati menggunakan Kolom Winogradsky. Struktur biofilm yang lebih kompleks dapat berbentuk empat dimensi (x,y,z, dan waktu) dengan agregat sel, pori-pori, dan saluran penghubung.Tergantung dari kondisi lingkungannya, biofilm dapat menjadi sangat besar dan tebal sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang contohnya pada lingkungan air laut dapat terbentuk stromatolit. Struktur dan ukuran biofilm sangat bergantung pada konsentrasi substrat.
Ada 5 tahap pembentukan biofilm yaitu:
Pelekatan awal: mikrob melekat pada permukaan suatu benda dan dapat diperantarai oleh fili (rambut halus sel) contohnya pada P.aeruginosa.
Pelekatan permanen: mikrob melekat dengan bantuan eksopolisakarida (EPS).
Maturasi I: proses pematangan biofilm tahap awal.
Maturasi II: proses pematangan biofilm tahap akhir, mikrob siap untuk menyebar.
Dispersi: Sebagian bakteri akan menyebar dan berkolonisasi di tempat lain.
Pemicu pembentukkan biofilm salah satunya adalah kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan atau mencekam. Contohnya adalah produksi EPS oleh Escherichia coli berupa asam dan P. aeruginosa saat ketersediaan nutrisi menipis.
Pengaruh negatif terhadap manusia
Karies gigi
Karies gigi dapat disebabkan oleh biofilm dari matriks glukan yang dibentuk Streptococcus mutans. Biofilm tersebut melapisi enamel sehingga bakteri lain juga dapat melekat pada matriks tersebut dan membentuk plak gigi.Tingkat aktivitas karies gigi dapat ditentukan menggunakan S. mutans sebagai indikator, caranya adalah menumbuhkan S. mutans dari sampel air liur (dari 3E
Fibrosis sistik
Penyakit ini disebabkan oleh P. aeruginosa yang membentuk biofilm pada paru-paru sehingga menimbulkan gejala pneumonia.
Biofilm pada peralatan medis
Peralatan medis yang diimplantasikan (dimasukkan) ke dalam tubuh manusia seperti selang kateter dan sendi buatan sangat rentan terhadap pembentukan biofilm. Contoh mikrob yang sering ditemui membentuk biofilm pada selang kateter adalah Candida albicans.
Mikroorganisme ini adalah khamir patogen yang menyebabkan infeksi dan penyakit yang membahayakan jiwa pada orang-orang dengan sistem imun yang kurang baik, namun dalam keadaan sistem imun yang normal, C. albicans adalah mikroflora normal pada manusia yang tinggal di dalam mulut, saluran pencernaan, dan saluran alat kelamin.mBiofilm C. albicans merugikan manusia saat terbentuk pada peralatan medis yang diimplantasikan (dimasukkan) ke dalam tubuh manusia seperti selang kateter, dan sendi buatan yang kemudian dapat menyebabkan infeksi sistemik. Komponen utama penyusun biofilm adalah matriks ekstraseluler (di luar sel) berupa β-1,3 glukan yang pembentukkannya dikodekan oleh gen (susunan DNA yang menyandikan protein) ZAP1. Penanganan biofilm C. albicans tidak mudah karena resisten terhadap berbagai macam obat antifungi.

Sumber: http://wisbenbae.blogspot.com/2012/01/mengenal-virus-biofilm.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 106 pengikut lainnya.